Senin, 25 Juni 2012

Usaha Brownies


Profil Perusahaan Maulin's Brownies
Dari sekian banyak usaha, pemilihan usaha brownis ini cukup menjanjikan keuntungan bagi pengusahanya. Karena hampir semua orang menyukai brownies, termasuk semua kalangan. Kue brownies kukus adalah kudapan yang banyak dicari sebagai teman santai bersama keluarga. Kue Brownies kukus yang empuk dan manis sangat disuka keluarga karena lezat dan rasa coklatnya yang nikmat. Dalam pembuatan pun tidak terlalu membutuhkan biaya yang besar. Untuk pengolahan atau pembuatan brownies dapat dibilang gampang-gampang susah, tapi tidak perlu khawatir karena hanya bermodalkan buku resep brownis anda sudah dapat membuat brownies dengan rasa yang nikmat. 

Usaha brownis cukup mudah, karna orang-orang memang sudah cukup familiar dengan kue kukus yang satu ini. Yang perlu diperhatikan adalah cara pengelolaan keuangannya. Harga total untuk membuat sebuah brownies harus seimbang dengan harga jual agar pengusaha dapat mengalami provit. Kelemahan usaha ini adalah pengusaha harus pintar-pintar mengkreasikan brownies agar konsumen tidak merasa bosan atau jenuh terhadap menu brownis yang disajikan. 

Dengan kata lain, menarik minat para pembeli untuk membeli. Untuk peluang bisnis, pemasaran brownies ini bisa dilakukan dengan online, dan juga penjualan langsung misalnya lewat toko atau menjajakan pada para pembeli. Bicara soal peluang pasti selalu berkaitan dengan ancaman pada usaha.
Brownies lekat dengan Bandung. Kue bantet dengan rasa manis dan bertekstur lembut, sangat dikenal sebagai kue manis oleh-oleh khas dari kota kembang. Brownies kukus dan brownies panggang ternyata ada pula di Kota Bekasi. Bahkan, usaha rumahan aneka kue dan brownies di Kota Bekasi sudah berkembang sejak tahun 1998, terutama di Taman Narogong Indah, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.

Sejak 1998, brownies panggang dengan resep khas dari Semarang ini mulai diproduksi di Bekasi. Adi Sunyoto, pemilik Maulin's Brownies, mengaku awalnya menjual kuenya kepada rekanan di kantor. Jika dulu ia hanya membuat 4 kotak brownies, kini produksinya mencapai 1.000 kardus kue per harinya.

Brownies bermerek Maulin ini diambil dari nama anak perempuan mereka satu-satunya, berhasil menarik minat meski masih perlu pengembangan produk. Maulin's Brownies membuktikan, cita rasa yang konsisten dan kualitas terjaga lebih dari 10 tahun berhasil melambungkan namanya.

Perlu waktu 3 hari untuk menemukan takaran brownies panggang yang pas. Sebelum dikenalkan kepada orang lain, kami harus yakin bahwa kue ini enak dan menjual.

Adi saat itu dibantu sang istri, Nur Arifiasih, untuk menjual brownies di kantornya, sebuah bank di Jakarta. Kerjasama suami istri dalam membangun bisnis ini mulai membuahkan hasil.

Selera di Jakarta beda dengan selera Semarang yang cenderung manis. Permintaan pasar umumnya menginginkan brownies dengan rasa lebih gurih dan tak telalu manis, yang mengaku bahwa bersikap terbuka dengan masukan dari pembeli membuat usaha kuenya semakin berkembang.

Kebutuhan pasar menjadi ukuran utama bisnis brownies dalam mencari takaran yang tepat untuk cita rasanya. Resep asli dari Semarang disesuaikan dengan karakter pasar berdasarkan lokasi. Cara memasak, termasuk ukuran panas api dalam panggangan, juga menentukan cita rasa kue khas Maulin’s.

Dengan cara ini, Maulin's Brownies menarik semakin banyak penggemar. Pesanan bertambah dengan rata-rata hingga 50 kardus setiap hari selama dua tahun pengembangan produk. Kapasitas produksi rumahan yang terus bertambah membuat pemilik usaha menyewa toko. Tempat produksi dipindahkan ke tempat yang lebih luas, dengan penambahan empat koki dan 10 karyawan. Manajemen dan keuangan lebih teratur karena produksi sudah mulai berkembang sejak 2000.

Hambatan
Faktor yang mempengaruhi adalah dalam sistem pemasarannya karena brownies memiliki masa kadaluarsa tidak seperti barang barang elektronik dan yang lainnya.Untuk itu apabila kue brownies tidak segera di konsumsi maka kue brownies akan segera kadaluarsa,dan bila sampai di tangan konsumen maka brownies tersebut sudah tidak layak konsumsi lagi,dan itu akan membuat para konsumen menjadi kecewa dan tidak ingin membeli brownies lagi.Untuk itu perlu dibuat sebuah terobosan yang baru agar kue brownies tersebut pada saat sampai di tempat pelanggan masih terjaga dengan baik dan tentunya masih dapat dimakan.

Kelebihan
1. Higenis,Lezat dan Mantap
2. Terbuat dari bahan pilihan
3. Terbuat dari Resep Rahasia
4. Pilihan Rasa yang unik (misalnya brownies homemade atau home made brownies, dsb)
5. Tersedia dalam 2 ukuran
6. Dapat dijadikan gift
7. Bisa dikirim

Kekurangan
Kekurangannya dari bisnis ini adalah kue-kue brownies akan ada yang rusak. Hal ini dapat disebabkan pada saat kue brownies tersebut dipaketkan, kue-kue brownies tersebut diperlakukan tidak baik atau terkesan kasar. Selain itu apabila kue tersebut sampai di tempat tujuannya melebihi hari yang telah diperhitungkan tentu kue-kue brownies tersebut tidak bisa untuk dimakan karena sudah akan berjamur. Ancaman yang lain adalah akan banyak pihak lain yang akan meniru usaha kita ini, hal ini tentu akan membuat saingan yang baru bagi kita.

Rabu, 13 Juni 2012

Bisnis Masa Depan: Solus Per Aqua (SPA)



Ini dia Usaha Masa Depan
Usaha bidang Spa (Solus Per Aqua) semakin berkembang dengan pesat. Berbagai pusat kesehatan yang menawarkan perawatan dengan teknik Spa ini terus saja terjadi. Baik itu berupa tempat baru atau pengembangan dari usaha yang sudah ada seperti salon kecantikan atau pusat refleksi.
Hebatnya, usaha yang menawarkan layanan kesehatan dan rileksasi ini tak ada matinya. Seperti diakui Olivia, pemilik jaringan The Family Spa yang berkantor pusat di Cilegon, yang menganggap bisnis ini memiliki peluang yang bagus karena semakin hari orang semakin memperhatikan kesehatan. Ditambah lagi, tingginya tekanan hidup karena kerja yang monoton, kerja yang tidak ada habisnya, dunia yang semakin sibuk membuat solusi relaksasi yang instan sangat dibutuhkan.
Target Pasar
Pelanggan yang datang pun tak hanya para perempuan. Bahkan, jumlah pelanggan pria mencapai 60 persen hingga 70 persen. Ini membuktikan tak hanya kaum hawa saja yang berminat dengan perawatan di Spa. Kaum adam pun sudah menjadi pangsa pasar dari Spa yang tak lepas jauh dengan layanan massage (pijat).
Yah, Spa merupakan singkatan dari kata Solus Per Aqua yang berarti sehat melalui air. Jadi perawatan ini memang menawarkan kesehatan yang dikemas dalam layanan relaksasi. Misalnya, untuk meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen, serta relaksasi karena dilayani oleh terapis-terapis yang handal.
Lebih lanjut tengtang SPA
Secara lebih rinci SPA didefinisikan sebagai suatu cara penatalaksanaan kesehatan dengan mempergunakan air dalam berbagai bentuk untuk mengobati suatu penyakit atau untuk mempertahankan kesehatan individu. Walaupun cara ini telah dilakukan sejak dahulu kala tetapi dunia kedokteran konvensional masa kini masih memberikan perhatian sebelah mata terhadap metode ini. Mengingat banyak sekali riset dan data yang menunjukkan bahwa SPA merupakan suatu cara yang sangat efektif dengan bukti ilmiah yang cukup dapat dipertanggungjawabkan maka dunia kedokteran naturopati mulai melihat sarana ini sejak era 70-an sebagai suatu upaya untuk melakukan upaya promotif, preventif, rehabilitatif dan kuratif. Dunia kedokteran Anti Aging juga melihat bahwa perawatan dengan SPA yang benar dalam hal ini SPA MEDIC merupakan sarana yang cukup akurat secara klinis untuk mengatasi dan mencegah proses degenerasi yang dapat menimbulkan terjadinya penyakit akibat proses penuaan dini. Melihat peran SPA MEDIC tersebut sangat efektif dalam perawatan Anti Aging maka dunia kedokteran Anti Aging telah memasukkannya ke dalam salah satu pilar Anti Aging Medicine.
Bagaimana Memulai bisnis ini?
Sebenarnya memulai bisnis ini tidaklah sesulit yang dibayangkan. Dengan sedikit belajar tentang konsep-konsep spa baik layanan maupun ilmu terapinya, siapapun dapat menjalankannya. Mulailah dengan mencoba-coba aneka macam layanan SPA yang sudah ada, baik yang di hotel-hotel berbintang hingga tempat yang khusus melakukan pelayanan SPA. Lakukanlah ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi).
Namun cara ini relatif beresiko dan memakan waktu yang lama. Untuk mudahnya, sebagai pemula mungkin lebih baik embeli franchise atau bekerjasama dengan orang yang sudah ahli.
Untuk Franchise SPA, kampungwirausaha.com bekerjasama dengan:
THE FAMILY SPA.


Sumber : kampungwirausaha.com


Serabi Pun Kini Difranchiseskan



SERABI, JAJANAN KHAS YANG DISUKA SEMUA KALANGAN
Mendekati Pasar, Serabi Pun Kini Difranchiseskan
Bagi kebanyakan orang, Serabi tentu bukanlah jajanan yang asing. Hampir semua orang bisa jadi pernah merasakannya. Ya, karena makanan ini sudah ada sejak berabad-abad silam. Sejak jaman kerajaan dan nenek moyang kita tempo dulu. Entah kapan bermulanya.
Kini jajanan Serabi tampaknya akan dapat dinikmati masyarakat dengan
cara lebih mudah dan tetap murah. Dengan konsep gerai, kini serabi
tidak harus didapatkan di pasar-pasar tradisional. Namun, serabi bakal
bisa masuk ke tempat-tempat modern seperti mall, swalayan, dan
tempat-tempat keramaian umumnya. Ini karena sudah ada yang secara
kreatif mengemas serabi kraton dalam bentuk waralaba gerai.
“Kami berpikir, serabi ini adalah makanan semua orang. Tidak peduli
suku, ras, dan agamanya apa. Juga usia, tua, muda, anak-anak pun suka.
Serabi bisa  dimakan dimana saja, di rumah, kantor, acara resmi maupun
keluarga, sebagai suguhan serabi tetap bisa menjadi camilan favorit.
Artinya, pangsa pasar jajanan ini sangat luas dan tak terbatas.
Apalagi dipastikan halal. Dan yang jelas, tidak mengenal musim. Cocok
dimakan kapan saja dan di mana saja,” jelas Among
Kurnia Ebo, Riyanto Coriel, dan Usman Widodo, trio pemilik waralaba
Serabi Kraton.
Sebagai makanan rakyat, sudah selayaknya Serabi juga dekat dan
mendekati rakyat. Lebih gampang didapatkan dimana-mana. Itu yang
mendasari kenapa serabi ini kemudian dikonsep dalam bentukwaralaba.
Cara jualannya dengan gerai-gerai mungil ukuran 150 cm x 60cm yang
bisa ditempatkan secara fleksibel di tempat-tempat yang ramai
pengunjung dengan kosntruksi  gerai knock down.
“Kami sudah sukses dengan 9 gerai di Yogya. Karenanya
ingin kami kembangkan ke kota-kota lain dengan mengajak  masyarakat
yang mau bergabung untuk mengembangkan Serabi Kraton di berbagai kota.
Kelebihan Serabi Kraton adalah mempunyai 13 varian rasa. Ada rasa
original, keju, coklat, pisang, nangka, abon, pandan, nano-nano, tape
ketan dan sebagainya. Dengan banyaknya varian itu serabi Kraton
memungkinkan untuk memanjakan lidah konsumen semaksimal mungkin.
harganya juga terjangkau semua lapisan masyarakat, karena hanya Rp
1.000 – 1.500 per biji sehingga anak-anak pun bisa membelinya,” jelas Among.
Kepada para franchisee, Serabi Kraton ini ditawarkan dengan harga Rp
7,5 juta per gerai. Modal yang cukup terjangkau oleh siapapun yang
hendak memulai bisnis,
apalagi dengan sistem operasional yang sudah jelas dan pangsa pasar
yang sudah pasti. Gerobak itu sudah termasuk 24 item peralatan di
dalamnya. Mulai kompor, tungku, elpiji, ember, tampah, sampai suthil
dan peraalatan yang kecil-kecil lainnya. Pokoknya, begitu gerai
datang, karyawan detraining 2 hari
sampai mahir, gerai sudah bisa dibuka melayani konsumen,” tambah
Riyanto. Khusus untuk masa promo bulan ini, per tiga gerai ditawarkan
hanya Rp 20 juta. Analisa usahanya dengan tiga gerai tersebut maka
keuntungan bersih per bulannya rata-rata mencapai Rp 6 juta.
Yang menarik adalah masa BEP (Break Event Point) dari usaha gerai
Serabi Kraton ini terhitung sangat singkat. Paling cepat 3 bulan,
paling lama 6 bulan. Perhitungannya diambil dari omset gerai setengah
hari rata-rata 2,5 kg menghasilkan omset 250 ribu, sehingga satu bulan
mencapai Rp 7.5 juta. dari omset tersebut, keuntungan bersihnya
mencapai 1,8 juta. Sehingga dalam rata-rata empat bulan saja, modal
sudah kembali utuh.
Artinya, sebagai sebuah jenis usaha atau bisnis, Serabi Kraton
sudah punya merek terdaftar di Dephukham RI,  sehingga selain dapat
dijalankan dengan nyaman dan aman karena secara payung hukumnya kuat,
ini juga merupakan ladang bisnis yang cukup prospektif serta aman. Modalnya tidak terlalu besar, apalikasinya mudah, mendapatkan training dan supervise rutin dari pemilik waralaba, bisnisnya tidak mengenal musim, sementara keuntungannya cukup menggiurkan.
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Serabi Kraton dan prospeknya sebagai sebuah usaha bisnis, tidak perlu bingung
mendapatkannya. Mereka pun sudah mempunyai website sendiri. Anda bisa
buka di www.serabikraton.com. Bisa juga datang langsung ke dapur
produksinya di Jl Waringin 6 Geplakan, Banyuraden, Gamping,  Sleman,
Jogjakarta. atau telepon saja ke hotlinenya (0274) 7167070 dan 0819
0424 0282
“Lewat Serabi Kraton ini, kami juga ingin berperan dalam upaya
pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah lewat bisnis kuliner tradisional
yang keberadaannya juga harus kita lestarikan. Jadi, sekali mendayung,
dua tiga pulau terlampau. Ya bisnisnya, ya misi sosialnya, ya
melestarikan tradisinya. Apalagi modal awalnya sangat terjangkau.
target kami, nantinya di semua kota di Indonesia akan ada gerai Serabi
Kraton. Sekarang sudah ada di 16 kota. Oke bukan?,”  tandas Among
Kurnia Ebo.***

Sumber : kampungwirausaha.com

Ide Bisnis Modal Kecil: Warnet CDMA, Murah Meriah dan Sederhana



Buka Usaha Warnet HANYA Rp 5 Juta……
Siapa bilang usaha Warnet butuh MODAL BESAR??
Seorang warga kampung wirausaha telah membuktikannya. Saudara kita -Lilik TJ- telah memberikan komentar yang sangat bagus di salah satu postingan blog ini, dan kami memilih komentar ini sebagai komentar terbaik bulan ini, dan komentar yang pantas untuk diposting di sini agar lebih banyak manfaatnya. Mari kita simak penuturannya:
Numpang sharing ide….usaha warnet CDMA/GSM
Setelah membaca beberapa artikel di blog ini saya juga jadi kepingin sharing ide sama temen-teman barangkali ada manfaatnya…. (jelas bermanfaat,..itulah gunanya blog ini!-Red)
Buat temen-temen yang masih bingung mau usaha apa dengan modal yang pas-pasan seperti saya, mungkin pengalaman saya ini bisa di jadikan referensi atau apalah namanya. Oke langsung aja, ya?
Idenya sih mungkin bukan ide baru tapi gak ada salahnya di coba. Sederhana, cuman buka usaha warnet.
Mungkin anda akan berpikir, “Wah kalau buka warnet modalnya mesti gede dong! Puluhan juta paling nggak.”
Eits, tunggu dulu tidak harus puluhan juta untuk bisa buka warnet ini. Memang iya sih kalo warnet yang standar (seperti yang banyak disekitar kita, modalnya) bisa sampe puluhan bahkan ratusan juta.
Tapi saya memulai usaha warnet saya hanya dengan modal 5 juta!! Iya 5 Juta rupiah!!
Bagaimana dengan uang 5 juta bisa buka warnet?
Begini caranya:
Uang 5 juta tersebut saya belikan 4 buah komputer pentium 4 dengan mainbord baru, RAM baru, biar awet. Jadi, mesinnya baru lainya itu second semua. Monitor, casing, second semua. Trus, setiap komputer saya kasih modem CDMA.
Kenapa saya pilih modem CDMA? Karena biaya unlimited-nya paling murah dan kebetulan di tempat saya yang ada sinyalnya cuman flexy. Ada juga sih GSM, cuma kan biaya unlimited internet-nya mahal. Jadi saya pilih pake flexy dan ternyata kecepatanya juga lumayan. Bukan promosi flexy lho, tapi karena yang ada sinyalnya (di daerah saya) cuman flexy. Ya mau gak mau saya pake itu. Maklum saya hidup di daerah pedesaan ..alias wong ndeso hehehehe…..
Untuk menghemat biaya lagi, warnet saya buat lesehan. Sehingga tidak perlu biaya untuk beli meja dan kursi. Sengaja tidak saya sekat atau dinding pembatas, karena user-usernya kebanyakan anak-anak. Lebih mudah untuk mengawasi. Selain itu, saya juga menghindari penggunaan internet untuk hal-hal negatif seperti pornografi dan lainya. Karena saya pribadi ingin warnet saya -selain untuk mencari uang- juga bisa buat belajar anak-anak dan tetangga di sekitar. Sehingga, meskipun orang desa, tidak gaptek dan tidak ketinggalan informasi.
Saya juga tidak mematok tarif yang mahal. Dengan 2500 rupiah user sudah bisa mengakses internet selama 1 jam, dan alhamdulillah mulai dari saya buka bulan Juli (2010) kemarin sampe sekarang tidak pernah sepi user. Kebetulan tempat saya deket dengan sekolahan MTSN dan MAN.
Seperti kata pengarang buku The Power of Kepepet (Jaya Setyabudi), untuk memulai usaha tidak perlu menunggu kondisi yang ideal atau sempurna, yang penting kita berani memulai dan mewujudkanya. Jadi, buat temen-temen yg suka otak atik komputer mungkin ide ini bisa di coba dan semoga bermanfaat …..
Lilik TJ (email:
Siapa bilang usaha Warnet butuh MODAL BESAR??
Seorang warga kampung wirausaha telah membuktikannya. Saudara kita Lilik TJ telah memberikan komentar yang sangat bagus disalah satu postingan blog ini, dan kami memilih komentar ini sebagai komentar terbaik bulan ini, dan komentar yang pantas untuk diposting di sini agar lebih banyak manfaatnya. Mari kita simak penuturannya:
Numpang sharing ide….usaha warnet CDMA/GSM
Setelah membaca beberapa artikel di blog ini saya juga jadi kepingin sharing ide sama temen-teman barangkali ada manfaatnya…. (jelas bermanfaat,..itulah gunanya blog ini!)
Buat temen-temen yang masih bingung mau usaha apa dengan modal yang pas-pasan seperti saya, mungkin pengalaman saya ini bisa di jadikan referensi atau apalah namanya.Oke langsung aja, ya?
Idenya sih mungkin bukan ide baru tapi gak ada salahnya di coba. Sederhana, cuman buka usaha warnet. Mungkin anda akan berpikir, “Wah kalau buka warnet modalnya mesti gede dong! Puluhan juta paling nggak.”
Eits, tunggu dulu tidak harus puluhan juta untuk bisa buka warnet ini. Memang iya sih kalo warnet yang standar (seperti yang banyak disekitar kita, modalnya) bisa sampe puluhan bahkan ratusan juta. Tapi saya memulai usaha warnet saya hanya dengan modal 5 juta!! Iya 5 Juta rupiah!!
Bagaimana dengan uang 5 juta bisa buka warnet?
Begini caranya:
Uang 5 juta tersebut saya belikan 4 buah komputer pentium 4 dengan mainbord baru, RAM baru, biar awet. Jadi, mesinnya baru lainya itu second semua. Monitor, casing, second semua. Trus, setiap komputer saya kasih modem CDMA.
Kenapa saya pilih modem CDMA? Karena biaya unlimited-nya paling murah dan kebetulan di tempat saya yang ada sinyalnya cuman flexy. Ada juga sih GSM, cuma kan biaya unlimited internet-nya mahal. Jadi saya pilih pake flexy dan ternyata kecepatanya juga lumayan. Bukan promosi flexy lho, tapi karena yang ada sinyalnya (di daerah saya) cuman flexy. Ya mau gak mau saya pake itu. Maklum saya hidup di daerah pedesaan ..alias wong ndeso hehehehe…..
Untuk menghemat biaya lagi, warnet saya buat lesehan. Sehingga tidak perlu biaya untuk beli meja dan kursi. Sengaja tidak saya sekat atau dinding pembatas, karena user-usernya kebanyakan anak-anak. Lebih mudah untuk mengawasi. Selain itu, saya juga menghindari penggunaan internet untuk hal-hal negatif seperti pornografi dan lainya. Karena saya pribadi ingin warnet saya -selain untuk mencari uang- juga bisa buat belajar anak-anak dan tetangga di sekitar. Sehingga, meskipun orang desa, tidak gaptek dan tidak ketinggalan informasi.
Saya juga tidak mematok tarif yang mahal. Dengan 2500 rupiah user sudah bisa mengakses internet selama 1 jam, dan alhamdulillah mulai dari saya buka bulan Juli (2010) kemarin sampe sekarang tidak pernah sepi user. Kebetulan tempat saya deket dengan sekolahan MTSN dan MAN.
Seperti kata pengarang buku The Power of Kepepet (Jaya Setyabudi), untuk memulai usaha tidak perlu menunggu kondisi yang ideal atau sempurna, yang penting kita berani memulai dan mewujudkanya. Jadi, buat temen-temen yg suka otak atik komputer mungkin ide ini bisa di coba dan semoga bermanfaat …..

 



Sumber : kampungwirausaha.com

Inspirasi Bisnis: Vitamin Bisnis, Vitamin Menuju Sukses



Om Bob Sadino bilang belum dapat disebut Sukses jika seseorang belum mengalami kegagalan berkali-kali. Jatuh berkali-kali. Setelah merasakan sakitnya gagal, bangkit, dan tahu nikmatnya berhasil, saat itulah ia baru tahu maknanya Sukses! Jamil Azzaini bilang disebut Pelaut Ulung jika ia telah melewati hantaman ombak yang tinggi berkali-kali karena pelaut ulung tidak pernah lahir dari ombak yang tenang
Maka, baru bisa disebut Pebisnis Ulung adalah jika telah berhasil melewati masa-masa sulit, jatuh, gagal, dan bangkrut berkali-kali tapi bisa selalu bangkit dan bangkit lagi tanpa kenal kata menyerah sampe sukses benar-benar teraih.
Jadi, jika kita tidak pernah mengalami masa-masa gagal dan tidak pernah bangkit lagi sampe kemudian meraih sukses bagaimana mungkin bisa disebut Pengusaha Hebat?
Berterimakasihlah pada kegagalan-kegagalan yang terjadi, ditipu orang, dikomplain pelanggan, tertimpa rugi bertubi-tubi, hampir kolaps, dicibir teman, keluarga dan saudara… Berterimakasihlah pada mereka karena itu adalah Vitamin sekaligus Leverage bagi kita untuk menuju SUKSES yang sesungguhnya…
Kawan-kawan entrepreneur, bergurulah sama mas Mono (pemilik Ayam Bakar Mas Mono) yg sudah mengalami semuanya. Saya banyak menggali ilmu pada sang pembakar ayam ini. Banyak hal yg harus digali, dipelajari, kalo kita mau banyak-banyak berdiskusi dengannya. Tabik. Menjadi officeboy, tukang bikin kopi untuk karyawan-karyawan perlente yang bergaji paspasan. Terus jadi tukang ketik, terus buka lapak jualan di kaki lima, terus sering dipalak preman, terus sering diobrak abrik satpol pp, terus ditawarin kios tapi bingung gimana bayarnya, terus merintis berdarah-darah hanya dengan modal dan semangat baja. Semua saudara menjauh bahkan mencibir dengan pilihan hidupnya. Tapi itu dulu. Sekarang?
Ayam Bakar Mas Mono sudah punya puluhan outlet, omset sehari tak kurang dari setengah milyar, dikenal semua artis-artis, bisa menghajikan dan mengumrohkan keluarganya. Jangankan saudaranya, yang bukan saudara pun tiba-tiba mengaku saudara jauh, sok kenal sok dekat. Ternyata, selalu saja sama: dibalik cerita sukses seseorang itu, yang justru paling membanggakan diceritakan adalah saat-saat jatuh, saat-saat terpuruk, saat-saat di tubir jurang.
Jadi, kenapa kita harus sedih ketika kita bangkrut, banyak utang dan dicibirin teman? Padahal, itu adalah bagian terpenting dari cerita sukses kita nanti. kisah itulah yg akan paling sering kita ceritakan ke semua orang. Hemmm, hari ini kita bisa belajar dari Mas Mono; dari OfficeBoy yg kini menjadi Milyarder! Yang Merintis dari OB saja bisa Sukses, kenapa Anda yg tak pernah jadi OB kok tidak yakin akan sampe puncak kesuksesan?
Tetap Optmis, tetap di Jalur Kanan dan Brutal Sedekahnya. Salam OtakKanan!

Sumber : kampungwirausaha.com